Senin, 31 Januari 2011

" C I N T A " [ Persepsi Tak Berkesudahan ]

Ah..... Kata yang satu ini tak pernah tak disebutkan oleh sejuta umat dimuka bumi ini barang sedetik pun. Entah lewat deklarasi para pemuda pemudi ( Eh ga muda mudi aja ko, Ncang Ncing Nyak Babe juga boleh mendeklarasikannya, tentu saja dalam bingkai yang halal dan thoyyib), kemudian lewat lagu lagu melankolis yang menyayat-nyayat hati yang seringkali amat berlebihan (baca:lebay), ditambah puisi-puisi dahsyat melesat penuh dramatisasi, personifikasi dan metafora tentang bahagia dan nelangsa yang disebabkan cinta ( Terkapar... hatiku terkapar, hayah!) .Bahkan sinetron di TV ga mau kalah dengan memasang judul sederhana nan menjual “Cinta Fitri”, “Cinta Indah”, “Cinta Bunga”.... Besok cinta apa lagi ya.....”Cinta Uangmu” “cinta BMWmu” wah ini mah namanya matre!

Bosen ga sih denger kata “cinta” ???? kaya’nya basi banget yaaa, sampe teori-teori tentang cinta ga ada abisnya. Tidak bisa dipungkiri kadang pelakunya adalah insan-insan yang lebay (termasuk saya, ga ya -loh emang saya pelaku cinta??- ). Oia sebelum dibahas lebih lanjut... Kira2 penting ga ya bahasan tentang cinta ini? Emhhh,,, Penting ga penting, yeah hanya mencoba merefeleksikan dirinya berkaitan tentang cinta ( emang saya lagi jatuh cinta ya?? “ah ga biasa aja” Atau malah lagi patah hate?? “wah wah gimana ya..” saya lagi cuma gatel aja pengen nulis tentang cinta mengikuti jejak para mahluk tuhan yang mengupas -bawang bombay kali- dan menguliti-Ih sadis!- cinta seakan Ahlul Mahabbah, hayah lagi!), mengingat dan menimbang sebuah kemanfaatan bagi dirinya, syukur-syukur bisa memperoleh manfaat.

Cinta deritanya tiada akhir kata si Pat Kay dalam cerita Sun Go Kong, ada benernya ga yaa...( sambil pura-pura memahami hal ini dengan bijak- mengingat si pat kay adalah seorang eh seekor babi yang amat lebay yang kalo melihat perempuan cantik langsung ngilerrrr, jadi ungkapan pat kay diatas rasanya kurang bisa dipertanggung jawabkan secara moril! )

“Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga” kata salah satu penyanyi dangdut yang mencoba berpuitis ria (dangdut emang gituuu penuh dengan efek dramatisasi baik dari segi lirik, cengkokan, apalagi bahasa tubuh... mau sedih atau bahagia terus aja goyang! mau goyang ngebor, gergaji, patah-patah....... pelakunya plinplan, penuh dualisme yang tidak sejalan, sedih tapi pinggul bisa goyang.. ironis bukan! kekekek... jadi jangan dipercaya ya)

“Aku tak bisa hidup tanpa kamu Fit, bagi aku kamu adalah segalanya... kata Farel mencoba meyakinkan fitri istrinya yang pernah dikhianati hatinya “pokoknya kalo aku ga bisa dapetin Farel, begitu juga kamu.. Fit..” Kata si Mischa orang ke 3 sadis yang ga pernah rela kehilangan cinta Farel -nonton Cinta Fitri dulu baru paham deh- Aduhh hari gini ngajakin nonton sinetron... kumaha iyeuuu?? [Mending nonton TV7 deh (nonton opera van java acara g jelas tp bisa buat ketawa, serasa hidup gak punya beban)]. Tapi bener deh ngikutin perkembangan sinetron Indonesia itu melelahkan “never ending conflict” padahal kehidupan nyata ga gitu-gitu amat. Tuhan Maha Adil.... Manusia tidak akan diuji melebihi kemampuannya. Jadi klo ga mau lelah, jangan coba-coba melirik sinetron ya.

Huffff, Efek lebay alias berlebihan memang tidak bisa dilepaskan dari kata cinta, bahkan para pelakunya tiba-tiba menjadi lebay, woro-woro menjadi pribadi melankolis abisss. Ih kok jadi sinis gini yach.. kaya ga pernah ngerasain cinta aja ??? Ya, pernah lah bok... Lha wong, aye ini pan manusia normal pisan. Pernah ko merasakan deg-degan, senyum senyum digazebo, or pipi bersemu-semu hangat klo ketemu si dia -dia siapa ya?- ( ABG bangetttt, eh tapi ini nyata loh jangan bilang siapa-siapa ya). Bahkan efek dramatisasi yang lebih lebay lagi pernah ane rasakan: Hati bergejolak sedemikian rupa melesat-lesat...jantung berdebar tiada henti, lambung menahan perih, kepala pusing cnat cnut hingga tiba-tiba air mata bercucuran dan jiwa terguncang... Hiii ini mah orang sakit beneran. Benarkah itu Cinta???

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
seperti dingin dengan air yang menjadikannya salju
seperti gembira dengan bibir yang menjadikannya senyum
seperti huruf dengan makna yang mejadikannya kata
seperti khusyuk dengan kata yang menjadikannya doa
seperti dirimu denganku yang menjadikannya satu.

(Dikutip Dari Buku “Biar Kuncupnya Mekar Jadi Bunga” Karya Anis Mata)
Nah tuh ungkapan tentang cinta yang cukup sederhana karya Anis Matta yang dilhami oleh puisi milik sastrawan Sapardi Djoko Damono “Aku Ingin”, silahkan nikmati

“Cinta”
Saya memang tak tau benar tentang cinta dan definisi yang melingkupinya, walaupun pernah dengan lugunya mengartikan sebuah fitrah yang melesat dan bergejolak indah namun getir bahwa itu cinta. Ane hanya manusia biasa, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati…….(wakakaka )

Saling cinta dan dipertemukan oleh Allah memang indah, tapi jika kemudian dipisahkan dari cinta oleh Allah pula, apakah ia masih tetap indah??? -hayo klo dah gini mo nanya siapa coba...-

" hidup itu spt rumpun bambu yg tumbuh di atas batu..."
Apa yg kau harap...?
apa yg kau tunggu..?
apa yg kau rasakan..?
apa yg kau pikirkan..?
hanya setetes embun ROHMAN dan ROHIIM...yg akan menghidupimu,.....
yg kau harap,yg kau tunggu,yang... kau rasaka dan yg kau pikirkan ...!!!
Adakah tetes embun yg melebihinya...????

sedikit tulisan dari seseorang yang mungkin g mau disebut guru, kyai, gus, ato apalah yang mengkhultuskan namanya, tp dialah yg terbaik yang pernah ada...... [ (bagi kalian perkumpulan manusia brengsek bisa liat postingan di FBnya Mbah), uuppps sory pst banyak yang bingung..., tenang aja tulisan ini buat semua golongan kok, kecuali para teroris tentunya]

Bagi saya tulisan itu lebih indah dari pada puisi Anis Matta, ada sesuatu yang lebih menggetarkan disana...walaupun sebenarnya juga susah banget untuk mencapai tahapan spt yang dimaksud dalam tulisan itu.... ( boro2 nyapai tahapan yg dimaksud, ngerti aja kagak...!!! dasar o'on, maafkan aku sayang, bukan maksudku, heloh heh kok malah nyanyi lagunya ungu sie. Maaf ya saya khilaf. ( xixixixixi )

Allahu Rahman Allahu Rohim Pemilik Segala, Maha Kuasa atas segala sesuatu di muka bumi atau di atap langit, bahkan diantara keduanya…… Tentang hujan dan pelangi, awan, angin dan juga burung-burung yang menjadi penghuninya. Allah-lah yang Maha Menetapkan…..Ketika cinta tak lagi menjadi sumber bahagia yang utama dan hal yang istimewa , sebab Allah is the one and only yang hakikinya mesti berdiam disini diatas segalanya berdiam ditahta yang paling tinggi. Didalam sebuah bejana mungil bernama hati.

So guys, silahkan cari dan pilih cinta kalian...
cinta kalian pada pasangan dan cinta kalian pada Tuhan, dan setelah dapat, letakkan ditempat yang nyaman, sesuka hatimu.....

Nb: Maap Maap ya klo ada yang salah.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar